Jumat, 15 Maret 2019

Anak Aktif Itu Indikator Anak SEHAT, Bukan Anak Nakal! Setuju?


Kali ini Mamiyu mau cerita soal Abang Zack, anak kedua Mamiyu. Umurnya saat ini sudah 3 tahun 3 bulan. Abang ini sering banget dapet cap "anak nakal" dari Kakek & Tante nya. Karena Zack sering membuang barang ke got depan rumah dan sering coret-coret tembok rumah, dan Zack ini sering "ngerusakin" mainannya yang baru dibeli. Hmm.. apa lagi ya? Paling sering dapet perlakuan gak enak dari Sepupunya. Mau itu dia benar/salah, tetap aja gak ada yang bela dia. Yah begitu lah ya Bang, hidup memang butuh perjuangan.



Tinggal satu rumah dengan Orang tua dan Adik emang banyak gak enak nya sih, terutama masalah pengasuhan anak. Sepupu-sepupu Zack setiap hari selalu mendapatkan screentimes tanpa dibatasi. Dari bangun tidur udah nyari HP, gak akan berhenti kalau baterai hpnya habis. Bahkan Hp sedang di charge pun ada kalanya tetap dimainin sama mereka. Paling sering sih nonton youtube. Mamiyu gak mau komentar lebih kenapa mereka diberi kebebasan seperti itu. Yang pasti anak-anak jadi nurut dan gak nakal versi orangtua dan kakeknya.

Beda lagi sama anak-anak Mamiyu. screentimes beneran buat hiburan semata aja. itu pun dibatasi. Mamiyu lebih memilih anak yang aktif bergerak. Kamar berantakan, tembok penuh corat-coret, dan rumah berisik. Yes, Mamiyu lebih suka seperti itu. Rumah kalau sepi, itu tandanya anak-anak lagi sakit, anak aktif bergerak tandanya sehat, gitu aja. Karena aktif merupakan indikator dari seorang anak yang sehat.


Udah biasa banget denger kalau anak-anak Mamiyu dibilang "anak nakal" karena gak bisa diem. Maminya terlalu pelit gak kasih pinjam HPnya buat anak-anak, apa lagi khusus membelikan HP untuk anak-anak, Ohh tentu saja tidak! 😅

Begitulah kehidupan anak-anak milenial ya. Masih kecil-kecil sudah diperkenalkan sama gadget. Padahal kalau ingat kebelakang, Mamiyu sendiri aja baru punya HP waktu SMA. itu juga gak kayak skarang ya hp nya, sudah lebih berwarna dan segala bisa liat youtube. Jaman dulu mah bisa terima telpon dan sms-an juga udah seneng banget! ditambah maen games ular yang melegenda itu hihihi..

Untuk mengatasi kejenuhan, dan menyalurkan energi nya, Mamiyu sering membiarkan anak-anak bermain diluar rumah. Hampir setiap hari (kalau gak hujan) ya pasti Abang minta main di luar ruangan.


BERMAIN SEPEDA




Hobby dia main sepeda. Dan sepeda yang dia punya ini gak ada pedal dan remnya. Namanya Balance bike. Sepeda ini Mamiyu beli sebagai Birthday Present nya Abang Zack yang ketiga di akhir bulan September lalu. Seperti biasa ya, ketika Balance bike ini hadir di rumah kami, langsung dapat komentar negatif dari keluarga hahahaha.. Sepeda apa ini? mahal tapi gak ada buat gowesnya. Sepeda jelek banget gak ada pedalnya, dannnn masih banyak komentar komentar negatif lainnya. *benerin jilbab

Apa itu BALANCE BIKE?

Balance bike atau sepeda keseimbangan adalah sepeda roda dua tanpa pedal. Semacam step awal anak untuk belajar bersepeda dengan seimbang. Balance bike dapat dimainkan dengan berjalan, didorong dengan kaki. Karena tidak ada pedal, anak secara natural akan mengangkat kaki mereka dengan menyeimbangkan diri ketika mengendarai balance bike dengan cepat.

Desain balance bike ini ringan, membuat anak menjadi cepat beradaptasi ketika mengendarainya, memudahkan anak untuk belajar keseimbangan dalam menguasai gerakan berbelok, memutar, zigzag, hingga menanjak dan meluncur. Balance bike ini lebih mudah digunakan pada permukaan jalan atau tanah yang tidak rata, mudah digunakan di jalanan berbatu sekalipun.

Anak anak yang mengendarai balance bike dapat melatih keseimbangan motoriknya dan juga kesimbangan pada otak kanan dan otak kiri. Hal ini terjadi karena adanya sinergi dari seluruh aspek indera yang dimiliki anak, koordinasi total antara mata, tangan, kaki dan otak.

Bermain balance bike merupakan sebuah tantangan sendiri buat anak. Anak akan belajar menghadapi rintangan dan rasa sakit seiring jatuh dan bangun selama bersepeda. Anak akan terlatih untuk berani, berhati-hati dan memiliki penguasaan gerak tubuh yang baik.




Tapi ini masih ada yang kurang sebenarnya. Abang masih belum memakai pelindung kepala (helm), pelindung tangan dan sikut dan dengkul. Belum kebeli soalnya hehehe.. Doain aja biar cepet kebeli ya biar Abang lebih aman lagi bermain sepedanya.

Biasanya setelah bangun tidur siang, Abang langsung pakai sepatu dan minta main sepeda diluar. iya, sebelum mandi sore, Abang pasti minta main diluar rumah. Biar gak lemes-lemes banget dan lebih bertenaga, 
Mamiyu ngebekelin Susu UHT Kids Full Cream INDOMILK.

Abang Zack cocok banget sama susu uht kids full cream ini. Rasanya cenderung tawar ya, karena susu ini tanpa tambahan garam dan gula didalamnya. Kemasannya praktis, tinggal bawa aja dan ketika anak ingin minum susu, bisa melakukan sendiri (tusuk aja sedotannya dan langsung tinggal sedot deh susunya) Susu UHT Kids Full Cream Indomilk ini tinggi kalsium, bernutrisi dan baik diberikan untuk anak usia 1 tahun keatas. Kandungan nutrisi susu menjadikan anak sehat dan aktif.

Baca : Alasan memilih susu UHT Full Cream Untuk Abang Zack



BERMAIN DI TAMAN




Gak setiap hari sih Abang bermain di taman. Biasanya tiap akhir pekan aja, ditemenin sama Papino. Sebisa mungkin kami memang sengaja untuk ajak anak-anak bermain di taman. Bermain bebas aja sih. Gak ada permainan khusus yang kami persiapkan untuk di Taman sana.

Selalu bertemu dengan orang-orang yang berbeda setiap kami kesana. Ada beberapa anak yang seumuran dengan Abang, ada juga yang lebih muda, dan bahkan lebih tua. Yah beragam sih, tapi gak bikin mereka jadi bingung, langsung akrab gitu aja dan langsung bermain bersama.

Namun ada beberapa orangtua yang justru malah khawatir jika mengajak anaknya bermain ditaman, khususnya dalam keamanannya. Mamiyu juga rada pilih-pilih sih dalam mengajak anak-anak ke Taman. Pastinya taman tersebut harus ramah dengan anak, yakni memiliki daya pengantar untuk bermain dan belajar. Ya, sebuah taman bagi anak tidak hanya harus ada rumputnya dan lapang untuk berlari-larian. Setidaknya taman itu harus aman, yakni memiliki petugas keamanan dan sebaiknya terdapat kamera pengawas. Kalaupun tidak ada, Mamiyu gak boleh lengah menjaga anak-anak, mata gak pernah luput dari pengawasan.
Taman juga harus nyaman agar emosi anak saat masuk ke dalamnya tidak takut atau cemas. Taman tersebut juga harus memiliki fasilitas bermain anak. Namun, fasilitas itu tidak sekadar permainan, tetapi juga permainan yang melatih sensorik anak. Misalnya, jungkat-jungkit yang melatih kerja sama dan kontrol tubuh, ayunan melatih olah tubuh anak, atau perosotan yang memupuk keberanian dan melatih kesabaran saat antre giliran.
Manfaat lainnya adalah anak terbiasa untuk mencintai lingkungan. Jadi, saat besar nanti, mereka bisa lebih merawat dan menghargai lingkungan hidup karena sudah terbiasa hidup dengan alam. Anak juga akan lebih imajinatif dan kreatif karena mereka tidak hanya bermain satu hal, tetapi banyak hal. Anak juga akan perlahan terlatih keberaniannya karena lebih banyak bertemu orang lain.
Kita mungkin akan khawatir ya ketika anak jatuh atau tergelincir. Namun, bagi anak – anak, saat terjatuh di taman, hal ini akan membuat anak lebih waspada sehingga kemampuan observasinya lebih tinggi. Pastinya anak-anak dapat terhindar dari defisiensi vitamin D karena sinar matahari di alam bebas bisa dengan mudah terserap oleh tubuh.



Walau sepulang dari taman, badan penuh dengan keringat dan badan terasa kotor, ya gak apa. Terlihat jelas kebahagiaan dari raut wajah Abang. Jika dibandingkan dengan bermain gadget atau nonton tv sih ya jauh banget sih ya perbedaannya. Kalau sepulang bermain di taman, malamnya Abang pasti lebih mudah untuk tidur dan istirahat, tanpa drama. Sedangkan jika bermain gadget atau nonton televisi, SUSAH BERHENTINYA dan malah jadi susah tidur malamnya, bikin anak jadi begadang.


BERMAIN BOLA


Jika anak kita sehat dan kuat, maka Ia akan bebas melakukan semua kegiatan olahraga atau aktivitas diluar ruangan. Hampir semua olahraga atau aktivitas yang berhubungan dengan fisik dapat mengembangkan kemampuan gerak yang baik bagi anak.

Ini biasanya Abang main bola bareng Teteh Nadaa dan sodara sepupunya, tapi disini Abang bangun tidur siang lebih cepat daripada yang lain, jadinya main bareng Mamiyu aja deh. Melempar dan menangkap bola bersama. Main bola kayak gini dapat menjadi ajang stimulasi untuk koordinasi tangan dan matanya.

Bermain bola juga dapat memperkuat otot inti yang memungkinkannya lebih aktif secara fisik, jadi dapat meningkatkan keterampilan motorik kasarnya.



#IndomilkUHTKidsFullCream #AktifItuSehat

16 komentar:

  1. Bener, anak aktif itu anak sehat. Anakku tuh suka banget sama susu indomilk, bekal sekolah gak boleh absen bawa susu ini.

    BalasHapus
  2. Eh samaan, Luigi juga dapat komen gak enak dari Mbah Uti dan tetangga sekitar, sepedanya aneh kata mereka hehe. Tapi Alhamdulillah di Surabaya ada komunitas pushbike jadi bisa ada teman senasib yang punya semangat sama buat belajar balance bike. Btw Luigi juga suka maen di taman :) gratis dan edukatif lagi.
    Sehat-sehat ya Abang :)

    BalasHapus
  3. Setahuku kalau anak-anak aktif yah bukan nakal, tapi karena ia cerdas berkreasi, menggunakan otak kanannya

    BalasHapus
  4. Anak nakal itu kalo mengonsumsi narkoba, melakukan tindak pidana atau kejahatan dg alasan yg jahat pula. Beda kalo anak aktif, aktivitas fisik yg dilakukan sangat tinggi.

    BalasHapus
  5. Wah mba, itu taman bermainnya keren dan kids friendly banget. Di mana itu? hihihi kepo.. Btw aku juga mulai agak strict sama anak masalah gadget.

    BalasHapus
  6. Setuju... Karena memang orang bisa beda-beda sih mengartikannya. Namun aku tidak setuju jika dibilang nakal. Aduh enak amat itu habis main terus nyeruput susu ya.

    BalasHapus
  7. Syukurnya sekarang sudah banyak taman di sekitar ya Mbak...Kayak di kelurahanku, Joglo-Jakarta Barata ada 2 RPTRA. Jadi anak mau main puas tinggal jalan aja.
    Dan setuju jika indikasi anak sehat adalah yang aktif berkegiatan.Yang tentunya perlu kita dukung dengan nutrisi seimbang diantaranya dengan memberi susu Indomilk UHT Kids Full Cresm ini

    BalasHapus
  8. Setuju mbaak. Anak aktif itu anak yang sehat. Kalau anaknya terlalu aktif bisa dialihkan dengan perbanyak permainan fisik. Biar keaktifannya tersalurkan, ya kan?

    BalasHapus
  9. Anak2 itu fitrahnya emang main di luar ruangan ya mbak? Taman adalah salah satu lokasi yang tepat buat ngajak anak main. Tapi tetep sih baiknya diawasin hehe :D

    BalasHapus
  10. emang malesin y mba kalau anak aktif disebut nakal padahal memang ada masanya anak eksplorasi :) duh ini susu uht stock juga di rumah aku mba :)

    BalasHapus
  11. Anaknya aktif dan ekspresif ya mba. Insyaaallah slalu aktif. Anakku ya suka mba minum indomilk

    BalasHapus
  12. Balance bike nya lucu 😍 btw bermain di tamat juga salah satu keguatan yg paling sering kulakukan rm si baby, murah, dekat pula hehe

    BalasHapus
  13. Bener banget anak aktif bukanlah anak nakal, justru anak sehat. Meski belum terlalu paham dunia per'anak-anak'an tapi aku yakin itu hahaha. Justru kalau anak aktif harus didukung dan diarahkan ortu untuk bisa bertumbung dan berkembang baik ya, Mom, hehe.

    BalasHapus
  14. Wah sepedanya lucu banget ya dari kayu gitu. Emang kalau anak aktif, mendingan main di luar biar terpuaskan mainnya.

    BalasHapus
  15. Balance bikenya lucu, berapa ini mba? Cocok buat Pendar deh hehhe. Anakku juga suka indomilk

    BalasHapus
  16. Setuju banget mbak, krn hakikatnya antara anak aktif dgn anak nakal ya beda. Soalnya dari pengalaman yg saya liat sendiri dari anak2 tetangga. Jauh beda. Yg aktif belum tentu nakal

    BalasHapus

Mohon maaf, komentarnya dimoderasi dulu yaa.. ^_^
Buat teman-teman yang menulis komentar dengan disertakan link hidup atau berbau pornografi dan situs judi online, langsung Mamiyu hempaskan loh ya! Bhayy~
Terima kasih