Minggu, 20 Agustus 2023

Waspada Demam Berdarah Dengue Yang Dapat Membahayakan Jiwa dengan 3M + Vaksin

Beberapa waktu lalu, WhatsApp Grup sekolahan lumayan lebih ramai daripada biasanya. Agak "Pe-eR" Mamiyu membacanya. Karena harus manjat chatnya lumayan panjang. Mau di-skip ko kayaknya takut terlewat info yang penting, jadinya mulai deh satu per satu Mamiyu baca chat-chatnya. Rupanya ada 2 anak yang sakit dan di rawat di RS karena demam berdarah. Setelah diingat-ingat lagi, beberapa hari sebelumnya di WhatsApp Grup RT juga ada info kalau ada warga yang masuk RS karena Demam Berdarah (namun beda RT). Kemudian Pak RT dapat mandat dari Pak RW untuk disegerakan melakukan fogging Demam Berdarah. Warga pun langsung menyetujui, karena untuk kebaikan bersama juga.

Menurut Kemenkes, Demam Berdarah Dengue adalah bentuk demam berdarah (DF) yang parah, yang dapat mengancam jiwa. Demam Berdarah Dengue adalah penyakit infeksi oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Negara beriklim tropis dan subtropis beresiko tinggi terhadap penularan virus tersebut. Hal ini dikaitkan dengan kenaikan temperatur yang tinggi dan perubahan musim hujan dan kemarau disinyalir menjadi faktor resiko penularan virus dengue. Emang iya sih ya, udah lama banget cuaca gak menentu seperti ini. Sekalinya panas, panaaaasssss banget eh tiba-tiba hujan, begitu juga sebaliknya.




Minggu, 14 Mei 2023 yang lalu Mamiyu menghadiri undangan Talkshow yang di gelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), di Caroline Astor Ballroom St Regis Hotel Jakarta. Tema talkshow kali ini pas banget sama keresahan yang lagi Mamiyu alami, yaitu : "Bincang Santai Tentang Demam Berdarah Dengue". Menghadirkan 4 orang narasumber yang akan berbagi ceritanya dan ilmunya seputar Demam Berdarah Dengue, adalah :

🌟 dr.Fita Moeslichan Sp.A, Dokter Spesialis Anak

🌟 Ringgo Agus dan Sabai Morschek, Pasangan Selebriti 

🌟 Tika Bisono, Psikolog

🌟 dr.Madeleine Ramdhani Jasin, Sp.A(K), Moderator Acara.

Mengenal lebih jauh tentang Demam Berdarah 

Menurut WHO, penyakit Demam Berdarah ini sering dijumpai di kawasan negara beriklim tropis ataupun subtropis, terutama Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik, termasuk di Indonesia. Sejauh ini, jumlah kasus dengue (demam berdarah) di Indonesia masih tergolong tinggi. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dari awal tahun hingga per tanggal 12 April 2022 mencapai 32.213 kasus dan jumlah meninggal dunia mencapai 323 orang.

Menurut dr.Fita, penyakit Demam Berdarah terbagi dalam 2 (dua) jenis penyakit Demam Berdarah, yaitu : 

1. Demam Dengue (DD)

Dalam kasus Demam Dengue, gejala yang muncul pertama kali adalah demam yang sangat tinggi, sakit kepala, nyeri pada belakang mata dan nyeri pada sendi-sendi. Demam seperti ini berlangsung kurang lebih selama 5-7 hari. Pasien juga kedapatan mengalami mual, muntah, dan diare.

2. Demam Berdarah

Selain gejala yang muncul pada demam dengue, dalam Demam Berdarah Dengue biasanya ditemukan bercak khas perdarahan di kulit (bercak merah-merah), muntah darah, Buang Air Besar hingga berdarah (bahkan ada juga yang warna BAB-nya hitam), dan juga mengalami mimisan. 

Tapi emang sih untuk beberapa orang (termasuk Mamiyu yang masih awam ini), jika gejala Demam Berdarah yang dialami tergolong kategori ringan, sering kali disalahartikan sebagai gejala flu biasa. Iya, kayak flu biasa aja. Karena emang gak ngerti kan ya. Belum ada pengalaman diri sendiri/keluarga yang terkena Demam Berdarah (amit-amit, semoga jangan sampai ya, Aamiin) Tapi ternyata, gejala Demam Berdarah pada umumnya dapat berlangsung selama 10 hari, lalu sembuh dengan sendirinya namun kita perlu tetap waspada dan wajib segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala Demam Berdarah yang berbahaya, seperti :

✔️ Nyeri perut parah

✔️ Mimisan

✔️ Gusi berdarah

✔️ Mudah timbul memar di kulit

✔️ Kedinginan atau menggigil

✔️ Sesak napas

✔️ Lemas

✔️ Muntah terus-menerus

✔️ Demam tinggi mencapai suhu 40°Celsius atau lebih

✔️ Sakit kepala

Baca juga : bahaya demam berdarah dan upaya pencegahannya



Sekarang jadi tau deh, perbedaannya dimana. Semoga teman-teman semuanya jangan sampai salah ya kedepannya. Bersyukur banget saat ini sudah ada website yang mengupas tuntas mengenai info lengkap tentang Demam Berdarah, yaitu https://cegahdbd.com dan jangan lupa follow instagram @cegahd.bdid buat ikutin perkembangannya tentang Demam Berdarahini.

dr. Fita juga menyampaikan bahwa hampir seluruh keluarga pernah mengalami Demam Berdarah, karena Demam Berdarah bisa menyerang semua umur. Nyamuk Aedes aegypti ini biasa hidup di sekitar perumahan atau tempat-tempat umum, suka beristirahat di tempat yang agak gelap ataupun redup, seperti pada baju atau kain yang bergantungan di balik pintu, atau beristirahat di kolong/bawah meja atau kursi. Jarak terbangnya juga gak jauh-jauh, hingga 400m dan senang meletakkan telurnya pada tempat penampungan air bersih yang tidak berhubungan langsung dengan tanah seperti vas bunga, tempat minum burung, ban bekas/ kaleng bekas/gelas plastik bekas tempat minuman/batok kelapa yang didalamnya berisi genangan air hujan. Nyamuk ini mengigit nya pada pagi (10.00-12.00 WIB) dan sore hari (16.00-17.00) WIB. 

Tidak jauh berbeda dengan pengalaman dr. Fita, Tika Bisono justru mempunyai pengalaman yang sangat memilukan karena Demam Berdarah, anak keduanya yang bernama Jatnika Ramadhani Putri meninggal dunia pada tahun 2007. Beliau menceritakan anaknya terlambat ditangani karena awalnya dikira hanya demam biasa. Saat itu kasus Demam Berdarah memang sedang marak-maraknya. Kejadian ini tentunya meninggalkan duka yang sangat mendalam baginya dan juga keluarga besar.

Pencegahan Demam Berdarah Yang Paling Efektif

Pencegahan Demam Berdarah yang paling efektif adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M + Vaksin.

🌟 Menguras,

Hal yang terlihat sepele, namun membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, tempat penampungan air minum, dan lain-lain sekurang-kurangnya 7 hari sekali ini wajib di lakukan ya teman-teman. Jangan sampai kegiatan menguras ini diabaikan karena akibatnya bisa fatal. 

🌟 Menutup,

Menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum dan toren air. Pokoknya jangan biarkan tempat penampungan air terbuka, khususnya air bersih. 

🌟 Memanfaatkan kembali / mendaur ulang,

Mengubur atau memanfaatkan kembali (mendaur ulang) barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk atau kalau tidak memungkinkan dibuang dengan cara menguburnya. Khususnya buat yang bertempat tinggal di kota-kota besar yang tidak memiliki halaman untuk mengubur. Kan agak susah ya kalau tinggal di Apartemen gitu, pastinya tidak ada lahan untuk mengubur, jadi lebih baik di daur ulang saja.

🌟 Vaksin Demam Berdarah

Alhamdulillah saat ini sudah ada vaksin untuk pencegahan Demam Berdarah dan sudah ada izin edar dari BPOM. Vaksin demam berdarah merupakan upaya untuk mencegah infeksi demam berdarah serta mengurangi risiko terkena infeksi demam berdarah berat seperti kebovoran plasma darah atau syok. Faktanya kan demam berdarah itu disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti, Nahhh... demam berdarah dapat dicegah deh tuh dengan pengendalian vektor serta vaksinasi demam berdarah. Vaksin demam berdarah ini dapat membantu membangkitkan atau merangsang yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh melawan virus yang masuk.


Pasangan artis Ringgo Agus Rahman dan Sabai Morscheck mengatakan, anak bungsunya saat usia 3 tahun hampir satu minggu dirawat karena Demam Berdarah. Pada akhirnya dokter menyarankan untuk vaksin demam berdarah dan saat ini mereka tinggal menunggu untuk kembali vaksin yang kedua.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian vaksin yaitu : 

✔️ Rentang usia pemberian vaksin untuk usia 6 tahun sampai 45 tahun.

✔️ Butuh atau tidak skrining pre-vaksinasi.

✔️ Dosis dan interval pemberian vaksin.

✔️ Efikasi dan keamanan vaksin.


Pemberian vaksin Demam Berdarah tidak membutuhkan skrining seperti yang dilakukan oleh keluarga Ringgo. Jadi, langsung bisa disuntikkan. Ada jarak 3 bulan untuk pemberian dosis pertama dan kedua. Adanya vaksin ini bermanfaat agar terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok) dan dijadikan program kesehatan pemerintah. Namun sayangnya belum disubsidi biayanya dan penelitian masih berlanjut, terutama penelitian tentang pemberian vaksin di atas usia 45 tahun.

Walapun tidak bisa mencegah gigitan nyamuk, vaksinasi bisa membantu mencegah timbulnya gejala Demam Berdarah yang berat. Namun kita perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila ingin mendapatkan vaksin Demam Berdarah ya. Selain vaksin Demam Berdarah, daya tahan tubuh juga penting dijaga supaya tidak mudah terinfeksi virus dengue. Perkuat sistem imun dengan gaya hidup sehat, misalnya :

✔️ Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral seperti sayur atau buah dan daging.

✔️ Berolahraga dengan baik secara rutin untuk menjaga kesehatan tubuh.

✔️ Kurangi kebiasaan buruk seperti begadang, merokok atau minum-minuman alkohol.


Infeksi Dengue dapat terjadi kapan saja dan pada siapa saja, keparahan infeksi dari yang ringan - berat, anak yang terinfeksi dengue, masih ada resiko menderita dengue yang berat. Dan pemberian vaksin Demam Berdarah ini akan mengurangi resiko tersebut.

Wahhh.. Walaupun bincang santai, ternyata materinya lumayan berbobot juga ya. Alhamdulillah Mamiyu jadi dapet insight lagi ini tentang Demam Berdarah dan gak mau untuk diri sendiri aja, makanya Mamiyu cerita di Blog ini. Semoga berkenan untuk teman-teman semuanya, boleh ya di share di kolom komentar kalau ada pengalaman tersendiri mengenai penyakit Demam Berdarah ini. Semoga Mamiyu, keluarga dan teman-teman semuanya dapat terhindar dari penyakit Demam Berdarah dan mari kita cegah Demam Berdarah dengan #3MPlusVaksin ♥️



C-ANPROM/ID/QDE/0014 | Aug 2023

4 komentar:

  1. Semoga kita semua jauh jauh dari yang namanya demam berdarah, sehat terus aamiin

    BalasHapus
  2. Makasih infonya kak, bermanfaat sekali

    BalasHapus
  3. Ddduh klo ngomongin demam berdarah jujur aq trauma banged 🥹 krn awal agustus anak aq yg kecil dirawat selama 10 hari krn demam berdarah, dan itu salah satu cerita terberat dalam hidup yg hrs dilalui. Btw trmksh mom utk info nya. Semoga kt sehat2 yaa 🤗🫶

    BalasHapus

Mohon maaf, komentarnya dimoderasi dulu yaa.. ^_^
Buat teman-teman yang menulis komentar dengan disertakan link hidup atau berbau pornografi dan situs judi online, langsung Mamiyu hempaskan loh ya! Bhayy~
Terima kasih