Sabtu, 07 Maret 2020

Yuk, Cek Berapa Asupan Serat Harian Si Kecil dengan FIBRE O METER

Assalamualaykum..

Senang sekali waktu hari Rabu, 4 Maret 2020 kemaren Mamiyu memenuhi undangan dari Danone Specialized Nutrition Indonesia, di Acara BICARA GIZI : "Peran Serat Untuk Dukung Kesehatan Pencernaan Anak" di KAUM Restaurant - Menteng - Jakarta.



Kembali nambah pengetahuan tentang pencernaan anak. Apalagi bintang tamunya ada pasangan suami istri, Gya P Sadiqah dan Tarra Budiman. Tentunya ada pembicara lain yang berpengalaman di bidang kesehatan anak, Prof. dr. Badriul Hegar, Ph.D, Sp.A (K), peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Dokter spesialis anak Konsultan Gastrohepatologi.




Prof Hegar memaparkan hasil penelitiannya yang dilakukan pada anak berusia 1-3 tahun tentang korelasi serat dengan kesehatan saluran pencernaan anak. yaitu, 2% bayi ASI Eksklusif mengalami pola defekasi 1x per minggu. Dengan kata lain, bayi ASI Eksklusif menjadi lebih mudah buang air besar dengan tekstur cair sebanyak 8-10x. Buat new mom, tentunya hal tersebut bikin khawatir ya. Hal pertama yang difikirnya, bayi nya itu diare. Padahal gak ya moms, hal seperti ini tuh masih normal. Karena bayi baru lahir belum cukup memiliki enzim lactase, sehingga harus memecah laktosa dalam ASI menjadi glukosa. Tapi ada juga ya Bayi ASI Eksklusif yang frekuensi BAB nya menjadi satu minggu sekali dengan tekstur lunak, kondisi seperti ini juga masih bisa dikatakan normal.

GEJALA ANAK MENGALAMI GANGGUAN KONSTIPASI FUNGSIONAL

Sekitar 18% Bayi mengalami gangguan konstipasi fungsional. Konstipasi atau sulit buang air besar atau bisa juga disebut sembelit, sebenarnya bukan sebuah penyakit. Melainkan gejala klinis adanya gangguan pada saluran cerna.

Menurut Prof Hegar, kebanyakan dari pasiennya merupakan Orangtua yang memiliki anak dengan gejala konstipasi fungsional.

Ciri-ciri dari gejala konstipasi fungsional, yaitu :
1. Defekasi < 2x per minggu
2. Tinja dengan diameter besar
3. Retensi tinja berlebihan
4. Mengejan yang sangat sakit
5. Massa tinja yang besar pada rectum

Untuk anak yang sudah terlatih ke toilet, menunjukkan gejala :
1. Minimal 1 episode kecepirit per minggu
2. Riwayat tinja dengan diameter yang sangat besar, sehingga dapat menyumbat kloset

Nah, sebagai Orangtua kita harus mencari solusi secepatnya. Karena kalau enggak, nanti anaknya menjadi trauma ketika BAB karena membuat rasa gak nyaman dan rasanya pasti sakit banget ya.

Tentunya gaya hidup menjadi faktor utama kenapa anak mengalami gangguan konstipasi fungsional. Kita bisa menggunakan Bristol Stool Score untuk melakukan observasi.

Apa Yang Dapat Kita Lakukan Ketika Anak Mengalami Konstipasi Fungsional?

1. Membuat catatan harian yang berisi informasi perilaku perubahan BAB anak serta asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya
2. Toilet Training
3. Memberikan asupan serat, kalsium, casein, dan yang lainnya
4. Fluid
5. Memberikan obat-obatan seperti lactulose, PEG, picosulphate, microlax

Pentingnya Asupan Serat, Terutama Untuk Anak

Asupan serat yang cukup dapat membantu menyerap air di usus besar, memperbesar volume dan melunakkan konsistensi feses, mempercepat pembuangan sisa makanan dari usus besar, hingga menstimulasi syaraf pada rektum agar anak memiliki keinginan untuk BAB.

Sayur, buah dan kacang-kacangan, mengandung serat yang cukup tinggi.
✅ Buah : apel, mangga, jeruk, buah naga
✅ Sayuran yang memiliki warna yang gelap. Semakin gelap warnanya, semakin tinggi juga kandungan seratnya
✅ Kacang-kacangan : kacang merah, edamame, kacang hijau, almond
✅ Biji-bijian (whole grain) dan produk gandum
✅ Makan yang diperkaya serat seperti susu yang tinggi serat

Tara dan Gya menceritakan kesehariannya (terumata tentang pemenuhan gizi dan serat) bersama anaknya, Kalea Jada Agyra. Ngerasa yakin kalau anak nya pasti mendapat kebutuhan serat yang cukup setiap harinya, namun hal tersebut ternyata masih belum cukup memenuhi kebutuhan serat yang dibutuhkan.

Mamiyu juga sering gitu sih. PD aja gitu, ngerasa yakin kalau kebutuhan serat anak-anak setiap harinya tercukupi. Apalagi ketika anak sudah mendapatkan menu makanan yang sama dengan keluarga. Tapi dengan pengalaman Tara dan Gya, jadi mikir ulang nih untuk lebih mengatur menu makanan anak setiap harinya. Etapi kan lumayan repot ya, gimana cara kita tau kalau kebutuhan anak sudah tercukupi? Masa setiap harinya harus ke Dokter Anak, untuk bertanya. Hehehe. Gak mungkin kan ya.


Nah, hal-hal tersebut dapat diwujudkan nih oleh Danone Specialized Nutrition Indonesia. Mereka meluncurkan fitur FIBRE O METER di kanal BEBECLUB. Merupakan sebuah fitur untuk mengukur angka kecukupan serat harian anak.




Fibre O Meter dapat diakses oleh siapa saja termasuk Mamiyu nih. Akhirnya ya. Jadi gak nebak-nebak aja nih setiap harinya. Caranya juga mudah kok. Kita tinggal masukkan menu pada form yang tersedia seperti sayur, buah, snack time, dan sebagainya. Di akhirnya, akan ada hasil penilaian dalam penghitungan kebutuhan serat dalam menu yang ingin kita sajikan.
































20 komentar:

  1. Fibre O Meter ini sangat membantu emak2 banget yah mbak hehe, sehingga kecukupan serat untuk anak bisa ketahuan, nanti akan aku info ah ke kaka ku. Thankyou mba :)

    BalasHapus
  2. Ohh namanya Fibre o meter ya, jadi mudah dong ya kalau mau cek kebutuhan serat anak

    BalasHapus
  3. Selama ini istri saya menakar serat keluarga cukup tidaknya dari keseringan BAB. Jika susah dan sakit, diperkirakan asupan serat kurang

    BalasHapus
  4. seru banget mamamama jaman now yang udah melek teknologi pasti sangat terbantu banget dengan fibre o meter ini. Karena bisa cek berapa optimalnya asupan serat harian buat si kecil ya

    BalasHapus
  5. wah jadi pengen nyoba ini. anak keduaku lagi diare. makasih infonya :-)

    BalasHapus
  6. Waaaahhh...senangnya yach, sekarang ada alat Fibre O Meter untuk cek kadar serat dalam tubuh. Suka kasihan banget lihat anak yang terkena konstipasi. Memang sih makan sayur2an dan buah2an itu wajib hukumnya deh 😊😊

    BalasHapus
  7. Wah ibuk-ibuk wajib banget tau nih teh info ini, biar tau udah seberapa banyak asupan si kecil. hehe

    BalasHapus
  8. Fibre O Meter, wah aplikasi baru nih, ini membantu ya untuk menghitung kebutuhan serat harian si kecil.

    BalasHapus
  9. Nah masalah serat ini nyata banget dihadapi para orang tua. Kadang anak-anak cuman makan apa yg mereka suka Khan. Asupan seratnya suka kurang. Kalau pakai fibre O meter ini jadi terukur asupannya

    BalasHapus
  10. Memang penting sekali asupan serat bagi anak2 yah mbak. Harus banyakin sayur dan buah. Konstipasi gak bisa dianggap sepele karena bisa berpengaruh ke pencernaan

    BalasHapus
  11. Oke juga nih fibre o meter jadi bisa ngukur status gizi anak kita udah cukup serat apa blm. Tapi itu fluid apaan si

    BalasHapus
  12. Ilmu nebak2 juga perlu tools nya ya Mom hehe salah satunya dengan Fibre o Meter ini. Pas banget bbanget anakku lagi konstipasi nih huhu sedih rasanya. Harus lebih aware soal serat anak.

    BalasHapus
  13. Wah mantap nih Fibre O meter, jadi kita gak ragu dan bertanya-tanya lagi tentang kecukupan serat si k ecil ya. Semoga anak-anak kita semua tercukupi kebutuhan seratnya

    BalasHapus
  14. Fibre O Meter bisa untuk segala usia atau hanya anak-anak, Mbak? Saya pengen juga mengukur kecupukan serat untuk anak

    BalasHapus
  15. Si bontot dari lahir ada masalah di usus, jd waktu bayi diajarin suster supaya pup itu kaki ditekuk laku tekan ke arah perut, coba terus menerus beberapa kli. Tunggui, gak lama si baby kentut, eek deh hehehe

    BalasHapus
  16. Sekarang tiap malam jadi ngitungin serat makanan melalui Fibre O Meter, pengin tahu banget apakah seharian tadi sudah tercukupi seratnya si kecil hehe.

    BalasHapus
  17. Pe er banget buat saya nih. Di kala banyak di rumah aja,si kecil mesti tercukupi kebutuhan seratnya. Definisi sayur gelap banyak serat ini malah saya baru tau lho. Informatif banget.

    BalasHapus
  18. Aku baru tau nih tentang Fibre O Meter ini. Aku jadi penasaran pengen cobain dianak2ku, apakah uda cukup asupan seratnya atau belum

    BalasHapus
  19. Kalau ikut acara ini jadi banyak belajar ya, apalagi asupan serat itu sangat penting

    BalasHapus
  20. Nutrisi si kecil bisa dikontrol dengan fibre o meter. ManTul!!

    BalasHapus

Mohon maaf, komentarnya dimoderasi dulu yaa.. ^_^
Buat teman-teman yang menulis komentar dengan disertakan link hidup atau berbau pornografi dan situs judi online, langsung Mamiyu hempaskan loh ya! Bhayy~
Terima kasih